Dear Malam,
Kemarin sempat menulis seperti ini di sosmed..
“…someone who take me account to the mount climbing for the first
time (titik dua bintang)…”
Awalnya memang kutujukan pada DILAN (ku), tapi pikiranku
beralih. Siapapun itu, aku sangat berterimakasih pada engkau yang akhirnya
mengajakku. Kau tahu aku sangat kesulitan menemukan kesempatan ini, sedang
mimpiku kian membunuh. Perlahan dan perih.
Malam ini kutegaskan lagi kalau alam benar benar akan akan
mengejekku bila aku tak penuhi panggilannya. Tentu saja aku sakit. Kini terserah.
Aku menunggu. Benar-benar.
Kau. Atau mungkin saja dia.
Dan bila malam telah usai, mari sambut pagi bersamaku.
Yogya,
21 September 2014