Tuesday, September 23, 2014

Menunggui Gunung bersama DILAN

Dear Malam,
Kemarin sempat menulis seperti ini di sosmed..
“…someone who take me account to the mount climbing for the first time (titik dua bintang)…”

Awalnya memang kutujukan pada DILAN (ku), tapi pikiranku beralih. Siapapun itu, aku sangat berterimakasih pada engkau yang akhirnya mengajakku. Kau tahu aku sangat kesulitan menemukan kesempatan ini, sedang mimpiku kian membunuh. Perlahan dan perih.

Malam ini kutegaskan lagi kalau alam benar benar akan akan mengejekku bila aku tak penuhi panggilannya. Tentu saja aku sakit. Kini terserah. Aku menunggu. Benar-benar.

Kau. Atau mungkin saja dia.

Dan bila malam telah usai, mari sambut pagi bersamaku.

                                                                                     Yogya, 21 September 2014

2 comments:

  1. Salam Sahabat Pegiat Sastra, Salam Kenal
    Saya Idrus Dama Dari Gorontalo
    Penulis catatan harian Online di : www.cahayapena.com

    ReplyDelete