Dear
Semesta,
Beberapa
hari ini pikiranku selalu disibukkan oleh mimpi bernama ‘alam’. Dan sore tadi
ketika seseorang berkata tentang semeru, hatiku bergejolak lebih kuat lagi.
Telah
terbayang lama tentang hijaunya daun, gagahnya gunung, megahnya petang,
cantiknya senja, birunya laut, terjalnya jalan, lecetnya kaki, pegalnya
bahu,dan bayaran lunas saat berdiri diatas puncak. Aku merindui alam. Sangat.
Tentangnya yang tak pernah mengingkari janjinya untuk menyuguhi keindahan.
Sekarang
ku tanyakan, harus seberapa lebih sabar lagikah aku?. Perlukah kujelaskan
bahwasanya aku tak cukup punya hati lagi untuk memendam keinginan ini?
Allah
Kariim, beri aku kesempatan menemui hari itu.
Yogya,
14 April 2014
No comments:
Post a Comment