Monday, April 14, 2014

Bersama rindu

Dear rumah,
Sudah dua bulan. Dan satu, dua, atau beberapa bulan ke depan aku tetap belum bisa pulang. Mungkin karena waktu yang memang belum bisa mengizinkan. Duh, Jangan tanyakan aku tentang rindu. Akupun bahkan sudah lupa bagaimana rasanya itu. Kukira mungkin  sudah terlalu tawar.
Tapi bukan tentang rindu yang ingin kutulis. Ini lebih karena aku merasa malu.
Malu karena hingga saat ini aku belum bisa apa-apa. Belum bisa menghasilkan apa-apa. Sedang waktuku semakin jauh berlari tanpa perduli aku yang kian payah. Baiklah, kata orang aku  terlalu hidup dalam bayang masa lalu dan ribet. Kini saatnya aku membuktikan ‘itu bukan diriku’.
~Yeahh..

                                                       Yogya berdendang kerinduan, 7 April 2014

No comments:

Post a Comment